Sebanyak 1.500 balon LED bakal meriahkan tahun baru di Candi Borobudur

KONTAN.CO.ID – MAGELANG. Pergantian malam tahun baru 2019 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, akan dimeriahkan dengan penerbangan sebanyak 1.500 balon Light Emitting Deode (LED). Ini merupakan atraksi yang pertama kali digelar karena biasanya pengelola menerbangkan lampion setiap tahun baru. 

General Manager Comersial PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) Emilia Eny Utari, menjelaskan tahun ini adalah tahun ke-5 penyelenggaraan acara bertajuk “Borobudur Night Music and Culture” itu. 

“Borobudur Night memasuki tahun ke-5, kami bikin berbeda dari tahun sebelumnya, yakni dengan penerbangan balon yang dilengkapi dengan lampu LED. Tidak kalah cantik dengan lampion,” kata Emilia, Sabtu (29/12). 

Balon dengan lampu LED, lanjutnya, jauh lebih aman dibanding lampion karena ketinggian terbang hanya beberapa meter saja sehingga tidak mengganggu jalur penerbangan pesawat. Ribuan balon itu merupakan buatan lokal. 

“Ketinggian terbang hanya beberapa meter, dalam waktu tertentu baterai LED akan mati maka balon juga akan turun, jadi aman tidak mengganggu lalu lintas penerbangan pesawat,” tandasnya. 

Emil menyebutkan, pengunjung yang hendak menikmatinya cukup membayar tiket Rp 125.000 per orang. Mereka akan mendapat tiket masuk dan satu buah balon LED, serta bisa menikmati konser musik dari band-band masa kini antara lain Gafarock Band, Easycapela dan Larva Band. 

Selain itu juga ada atraksi penerbangan layang-layang raksasa beragam bentuk, aneka kuliner dan seni tradisional. Seluruh rangkaian acara akan diadakan di Taman Lumbini komplek Taman Wisata Candi Borobudur, mulai Senin (31/12/2018) malam. 

“Target kami 2.000 pengunjung datang ke Borobudur Night. Mereka akan merasakan sensasi malam pergantian tahun baru di Candi Borobudur yang berbeda dengan di tempat lainnya,” ungkapnya. (Ika Fitriana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Perdana, 1.500 Balon LED Bakal Meriahkan Tahun Baru di Candi Borobudur”

Reporter: kompas.com
Editor: Yoyok

Reporter: kompas.com
Editor: Yoyok
Video Pilihan

You may also like...